Pages

Monday, November 8, 2010

Letusan Merapi Tahun 2010

Tahun 2010 merupakan tahun yang paling bersejarah bagi Bangsa Indonesia terutama bagi warga  Kota Yogyakarta (tempat saya berada sekarang). Selain bencana Tsunami di Mentawai, Banjir di Papua Barat, dan gunung-gunung berapi  yang mulai aktif, terdapat 1 gunung berapi paling aktif di Indonesia yang telah meluluh lantakkan sebagian besar Kabupaten Sleman bagian utara dan sekaligus menjadi bencana terdahsyat dan terbesar saat ini.
 
Letusan gunung yang mengakibatkan hingga ratusan orang meninggal ini, tidak hanya berdampak buruk bagi daerah sekitarnya saja tetapi juga daerah lain yang memiliki jarak 30 - 80 km dari puncak gunung ini. Dampak tersebut bisa berupa abu vulkanik yang menyebar jauh, lahar dingin, hujan pasir dll. Daerah yang terkena dampak abu vulkanik ini bisa sampai berpuluh-puluh kilometer, daerah tersebut antara lain: seluruh Kabupaten di Propinsi DIY, Klaten, Magelang, dan Solo. Selain abu, juga terdapat lahar dingin yang mengalir di Kali Code, yang menyebabkan naiknya volume air di sungai tersebut.
 
Pada akhir bulan Oktober lalu, kota Yogyakarta dan sekitarnya dihujani abu vulkanik hingga memaksa seluruh orang yang berkegiatan di luar rumah memakai masker. Abu vulkanik yang menyebar jauh hingga ke Kabupaten Gunungkidul ini memiliki efek yang negatif bagi kesehatan tubuh, yaitu jika abunya terhirup akan merusak sel jaringan paru-paru dan merobek selaput mata.
 
Mengingat bahwa letusan Merapi kali ini adalah letusan terdahsyat sejak 140 tahun terkahir, tentunya hal ini benar-benar menarik perhatian seluruh penjuru tanah air. Baik untuk ikut berduka cita, menjadi relawan, ataupun meliput kondisi dan keadaan Merapi. Masyarakat di sekitar Merapi harus semakin waspada akan adanya bencana erupsi Gunung Merapi ini.
 
Sekali lagi letusan yang membuat duka hingga seluruh negeri ini merupakan bencana terdahsyat dan paling besar di tahun 2010. Dan untuk yang terakhir kita hanya bisa berdo’a kepada Tuhan Yang Maha Esa agar bencana ini segera berhenti dan tidak memakan banyak korban lagi. Untuk letusan yang sebesar ini hanya yang di Atas lah yang bisa menghentikannya. Tetapi paling tidak kita juga harus berusaha untuk mengurangi resiko kecelakaan akibat letusan merapi.
 
Saya juga menghimbau bagi kalian-kalian yang memiliki sisa uang saku, pakaian bekas layak pakai, peralatan mandi, dan bahan pangan sebaiknya kita sisihkan untuk disumbangkan kepada korban bencana Merapi, terutama bagi para pengungsi. Sedikit bantuan dari kalian akan sangat berarti besar bagi mereka.

Sekian dari saya

PRAY FOR INDONESIA