Pages

Friday, May 20, 2011

Pengalaman menjadi Google Adsenser

Halo semua! Kalian tahu google adsense kan? Program Pay Per Click (PPC) yang paling populer di dunia saat ini. Program periklanan yang satu ini sistemnya adalah jika kita menempatkan iklan di blog atau web kita dan ada pengunjung yang mengklik iklan tersebut maka kita akan mendapatkan komisi sesuai aturan yang telah ditentukan. Dan apabila saldo di akun adsense kita sudah mencapai batas minimal pembayaran (biasanya sekarang 100 $), maka tentunya tidak diragukan lagi kita akan siap untuk nraktir temen. Lho? Kog nraktir? Ya iyalah, kan habis bayaran? Wkwkwkwk…

Pengalaman saya menjadi seorang Adsenser sebenarnya sudah 1 tahun yang lalu, namun sekarang dah kena banned, karena… ya… tentu saja main curang lah. Hehehe. Sebenarnya sih curang gak papa, asal tidak ketahuan saja tidak masalah (murid kalo nyontek juga gitu kog). Ok, lanjut.
Waktu pertama kali mengenal adsense, saya sebenarnya sangat penasaran dengan program tersebut karena dengan blogging saja kita bisa menghasilkan dollar. Kemudian dengan blog iseng yang sembarang saya buat, saya mencoba mendaftarkannya. Dan hasilnya, tentu 100% ditolak karena saya hanya asal-asalan saja membuatnya (alamat saja bukan alamat asli kog).
Karena saking penasarannya, saya kemudian mencoba untuk bertanya dengan seorang yang sangat ahli di bidang IT. Dia adalah seorang master komputer bagi saya, dan setelah itu dia mau mengajari saya tentang bisnis online melalui adsense. Dia sebenarnya tidak banyak memberitahu saya tentang adsense itu sendiri, dikarenakan saya harus otodidak atau mencoba-coba sendiri.
  • Berikut saya juga akan memberikan kalian tips agar bisa diterima Google Adsense berdasar pengalaman saya.
  1. Siapkan blog yang berisi 10 – 15 artikel atau lebih dalam bahasa Inggris.
  2. Usahakan artikel tersebut original, tidak copy paste.
  3. Artikel yang diposting dalam satu tema semua, misalkan tentang Game, Musik, Internet, Olah Raga dll.
  4. Gunakan Top Level Domain misalkan = .com, .net, .org, .info dll agar mudah diterima oleh google.
  5. Search di internet tentang “contoh blog adsense”.
Untuk mendaftar adsense pertama kali, saya hanya disarankan untuk membuat sebuah blog berisi 3 artikel dengan tema yang sama. Saya membuat artikel tentang kebudayaan di Indonesia, dan waktu itu hanya terisi 5 artikel. Kemudian saya pikir blog itu sudah siap adsense karena berdasarkan cerita, teman saya ada yang diterima google adsense hanya dengan 2 artikel bahasa inggris, itu saja copy paste. Namun diluar dugaan blog saya itu ternyata masih jauh amat jauh dari kriteria adsense. Kemudian saya mencoba googling tentang segala yang berkaitan dengan adsense. Dari beberapa contoh blog yang saya dapatkan, saya dapat ide untuk membuat blog tentang tema musik. Selama 4 bulan blogging, akhirnya segala persiapan sudah beres, dan saya mencoba untuk mendaftar adsense. Dan akhirnya setelah menunggu selama 1 bulan, tiba juga surat dari google yang isinya mengenai approve adsense. Wah, saya kaget dan gembira sekali saat itu.

Dan sampai situlah pengalaman saya menjadi adsenser, semoga kalian juga bisa sukses menjadi seorang adsenser.
Semoga informasi ini juga bermanfaat.

1 comments:

Wong Cerbon said...

Kisah menarik bro, dan perlu di contoh neeh bahwa kita gak boleh menyerah dan putus asa, selalu ada jalan untuk orang yg selalu berusaha mendapatkan yang terbaik... happy blogging dan jangan lupa traktirannya kalo udah cair he he

Post a Comment